Bingung mau kemana di Singapura

What….? Segitu banyaknya pilihan untuk dikunjungi kok malah bingung? Hehe.. kita semua tahu kalau Singapura itu punya banyak tujuan wisata, tapi kan (hampir) semuanya itu bayarnya mahal.. Misalnya Universal Studio, atau belanja di Orchard. Bagaimana kalau dana mepet, tapi sudah menginjakkan kaki di Singapura? Bingung lah yang ada. Mulai dari moda transportasi, cari makanan sampai memilih tempat wisata yang sesuai kantong, bukan perkara yang sederhana bagi saya 🙂

Cerita berawal dengan manis saat saya mendapati hotel yang sudah dipesan oleh kantor ternyata cukup mewah. Buat info, memang saya ini dalam rangka dinas kantor jadi soal hotel sudah disiapkan jadi sampai tujuan tinggal tunjukkan printout reservasi aja. Lokasi hotel yang berada di kawasan elit ternyata berbuah masalah juga, bila berurusan dengan namanya cari makan. Kalau harus naik taksi hanya untuk cari makan bisa-bisa uang saku habis sebelum waktunya. Apalagi tidak ada halte MRT yang dekat, harus berjalan kaki jauh sampai ketemu daerah namanya Tiong Bahru.

          Hotelnya

dan ini view dari kamar :

          View dari kamar

Untuk makanan juga selain mesti pilih-pilih yang masuk budget (sekitar 3-4 dolar per porsi) juga mesti cari yang halal. Ini yang agak sulit, makanya menu sehari-hari seperti tidak lagi diluar negeri, berputar-putar dari nasi padang, nasi lemak, nasi India dan begitu seterusnya.. Gemuk deh..

          Resto Padang


Wisata yang murah tapi layak dicoba akhirnya ditujukan ke kebun binatang. Halah.. jauh-jauh ke Singapur malah pergi ke kebun binatang? Iya, boleh kan.. Ide ini muncul saat lihat peta wisata kota dan saya bahas dengan teman, kenapa tidak? Apalagi aksesnya tidak sulit, cukup naik MRT lalu lanjut naik bis. Dengan berkeliling naik bis saya berkesempatan menjelajah kota dengan murah 🙂

          Peta Singapore Zoo

Singkat kata tidak ada yang terlalu istimewa di kebun binatang ini. Sesuai ekspektasi, tempatnya memang bagus, terawat, binatangnya sehat-sehat, dan luasnya lokasi bisa membuat saya lebih sehat karena banyak jalan kaki. Tapi bagi saya yang sudah sering lihat hutan-hutan di Kalimantan dan Sumatera, kebun binatang yang mengklaim 'the World's Best Rainforest Zoo' ini tidak terlalu istimewa. Tapi saya terkesan dengan cara kebun binatang ini menampilkan kehidupan pinguin dimana kita bisa melihat yang di daratan maupun yang sedang berenang di air.

                              Pinguin

Waktunya beralih ke wisata murah lain yaitu belanja oleh-oleh ke Bugis Junction. Disini sudah seperti di Indonesia, pengunjungnya orang Indonesia dan yang jualan juga sudah fasih berbahasa Indonesia. Cocok lah buat beli oleh-oleh seperti tempelan magnet atau gantungan kunci. Disela waktu jalan-jalan, saya menyempatkan untuk jumatan di masjid Sultan di dekat Bugis.

          Bugis Junction

Suasana setelah Jumatan :

                              Sultan mosque     

Spot favorit sejuta umat tentu adalah berfoto di patung Merlion. Dari situ kita juga bisa melihat Marina Bay serta gedung-gedung pencakar langit. Puas berfoto-foto narsis di sekitar sini, saya pun pulang ke hotel karena waktu sudah lumayan malam, jangan sampai MRT terakhir terlewat..

          City view

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s