Jelajah Vietnam utara part III : Ha Long Bay

Halong Bay merupakan sebuah teluk dengan perairan yang banyak dijumpai gunung karang (karst) dan karena keindahannya menjadi destinasi utama Vietnam, sekaligus menjadi salah satu heritage dunia yang diakui oleh Unesco. Halong sendiri berada sekitar 100 km dari kota Hanoi dan perjalanan bisa ditempuh memakai bis selama 2,5 jam. Setiba di Halong, suasana yang saya rasakan adalah seperti di Bali, banyak hotel berbintang dan banyak bule serta bis-bis pariwisata. Proses membeli tiket, memilih kapal dan sebagainya kami serahkan pada tur guide, karena benar-benar tidak paham bagaimana harus membeli tiket ditengah begitu banyak kerumunan orang yang ingin naik ke kapal. Proses perjalanan di teluk Halong pun dimulai dengan menaiki kapal kecil, lalu setelah lima menit di kapal ini kami harus pindah ke kapal yang lebih besar, bernama Helios Junk (disini kapal kerap dinamai Junk). Di kapal yang lebih besar inilah ada ruang makan, ada kamar-kamar plus AC, dan bagian dak di atas untuk menikmati pemandangan, lengkap dengan kursi untuk bermalas-malasan.

Berangkat ke Halong

Perjalanan di kapal memang cukup lama, dengan kecepatan sedang kami menempuh waktu dua jam untuk mencapai tujuan yang sudah disiapkan sang pemandu wisata. Tapi bagi kami kemana tujuannya bukan hal yang penting, karena kami justru menikmati perjalanan di kapalnya 🙂

Halong Bay

Berpapasan dengan kapal lain yang hendak kembali :

Ha Long

Kebetulan tidak ada kapal di foto ini, jadi kesannya seperti daerah tak bertuan :

Halong

Ada satu kapal cukup unik dengan warna coklat, padahal kapal lain umumnya berwarna putih :

Halong Bay

Semakin mendekati tujuan :

Halong

Inilah tujuan akhir kami, sebuah gunung karst yang didalamnya ada gua alami :

Kapal

Pulau tujuan

Turun dari kapal

Selepas turun dari kapal, kami membeli tiket untuk naik ke gua yang namanya ‘Sung Sot’ dan awalnya saya agak ragu seperti apa guanya, karena biasanya kan gua itu pengap, gelap, becek dan tidak bisa difoto.

Memasuki Gua Sung Sot

Rupanya saya salah. Gua Sung Sot sangat luas, benar-benar seperti masuk ke perut bumi. Gua ini dikelilingi oleh batu yang terbentuk oleh aliran air sungai purba sehingga membentuk pola-pola yang sangat indah. Disini pun sudah disiapkan pencahayaan berkekuatan besar sehingga terang dan tidak menyulitkan saya untuk memotret. Dan hebatnya lagi, udara di dalam sini tidak pengap, tidak ada masalah dengan suplai oksigen karena saya tidak kesulitan untuk bernafas.

Gua Sung Sot

Seperti masuk ke perut bumi :

Sung Sot

Cahaya yang menerangi gua juga kadang dibuat berwarna warni sehingga lebih modern, walau kadang jadi tidak terlihat natural. Cahaya putih di foto berikut ini adalah sorot sinar matahari yang menandakan pintu keluar sudah dekat. Setelah keluar dari gua, kami ternyata sudah berada cukup tinggi dan view yang luar biasa menuju laut terhampar di depan mata.

Inside Sung Sot

View dari atas

Kamipun menuruni tangga untuk kembali ke kapal (tidak lewat gua yang tadi), dan sambil berjalan kaki menuju ke dermaga, pemandangan juga tak kalah indah.

Menuju dermaga

Tak terasa hari semakin sore dan perjalanan pulang pun akhirnya ditemani dengan rona jingga dari sang surya yang akan tenggelam. Hari semakin gelap saat kami mendekati teluk Halong dan perjalanan yang tak terlupakan inipun akhirnya usai.

Sunset di Halong

Advertisements

One thought on “Jelajah Vietnam utara part III : Ha Long Bay

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s