Menikmati senja di Anyer

Short post aja, ceritanya pingin ajak keluarga weekend menginap, antara ke puncak yang sejuk tapi macet, atau ke pantai. Akhirnya pilihan jatuh ke pantai yang relatif dekat dengan Jakarta, yaitu Anyer. Kami bermalam di sebuah penginapan tak jauh dari mercusuar yang saya datangi tahun lalu waktu tur ke Tanjung Lesung. Penginapan yang kami pilih bernuansa cottage punya teras yang viewnya langsung ke pantai. Klik foto panorama dibawah ini untuk ukuran aslinya supaya lebih jelas :

P1050676

Dan ini foto narsis saya saat sunset usai, dan langit menjadi merah sesaat sebelum akhirnya berganti dengan gelapnya malam :

Narsis DSC_1239

Shutter speed 5 detik, Nikon D5100 dan lensa Tamron 17-50mm.

All about Tanjung Lesung

Tanjung Lesung, sebuah tempat berupa daratan yang menjorok ke laut, terletak di barat Banten dan bisa ditempuh 4 jam dari Jakarta via tol (keluar Serang Timur, ambil arah Pandeglang dan Saketi). Kawasan yang sudah dicanangkan sebagai daerah ekonomi khusus ini memang tempat yang cocok untuk berlibur, bersantai atau sekedar bermain di pantainya yang indah. Ada beberapa penginapan di sini, seperti Kalicaa, Bay Villa, Sail Club dan Blue Fish hotel, kalau mau ada juga tenda untuk disewakan. Pantainya ada beberapa, yang terkenal akan water sportnya adalah Beach Club, lalu ada pantai sunset (pantai Bodur), dan pantai sunrise (pantai Sail Club/Legon Dadap). Semuanya indah, semua menarik untuk di ekspoler. Inilah foto-foto saya dari kunjungan kedua saya ke Tanjung Lesung, it's all about..

Deretan pohon rindang yang indah menyapa kedatangan kami :

    DSC_6495 sml

Pantai Bodur, menunggu sunset :

    Lesung-06

Lesung-08

Blue hour selepas sunset, lokasi di cafe Kalicaa :

    Lesung-11

Sambut mentari pagi di Sail Club :

Lesung-28

sunrise di Sail Club (Legon Dadap) :

DSC_6399sml

Banyak sawah juga lho disini, kebetulan pas lagi panen :

Lesung-30

Tempat kami menginap, Blue Whale villa :

Lesung-62

Jalan-jalan pagi di sekitar Kalicaa, Bay Villa dan Beach Club :

Lesung-37

Lesung-55

    Lesung-38

Sewa tenda bagi yang mau, kabarnya sih per orang 400rb semalam, dapat 3x makan.

Lesung-40

Pagi di Beach Club :

Lesung-45

Lesung-46

Aneka water sport :

Lesung-51

Sawarna, here we come…

Oke, inilah saat pertama saya mengunjungi pantai Sawarna yang terkenal itu. Tentu tak perlu banyak tulisan yang saya harus buat, toh di internet ini sudah banyak yang membahas tentang pantai ini dan juga foto-fotonya. Yang jelas rute saya berangkat adalah lewat Pelabuhan Ratu (Cisolok) dan tanjakannya cukup membuat supir bis wisata jadi stress, maka itu pulangnya kami putuskan berputar lewat Pandeglang. Sedikit sumbangshih foto saat saya kemarin kesana saya sajikan di artikel kali ini, selamat menikmati.

          Peta Sawarna

Di balik layar

Sebelum foto-foto trip Sawarna saya pajang, ada baiknya melihat dulu proses di balik layar berupa perjuangan untuk mendatangi pantai-pantai yang sudah direncanakan seperti Tanjung Layar, Karang Taraje dan Lagun Pari. Yang pasti, ojek adalah transportasi  yang harus saya pakai untuk bisa berpindah dari satu pantai ke pantai lain dengan cepat, daripada berjalan kaki yang pasti melelahkan dan membuang waktu.

          Ojek Sawarna

Jalan yang dilalui ojek pun bukan jalan yang mulus, tapi jalan berbatu yang butuh skill mengendarai motor yang ekstra tinggi. Dulunya jalan ini hanya jalan tanah yang akan jadi lumpur saat hujan, maka warga setempat swadaya membuat jalan batu supaya lebih aman.

          Jalan rusak

Seperti biasa, sedikit ada narsisnya, inilah saya berpose di gerbang selamat datang Sawarna.

          Me at sawarna

Pantainya

Salah satu pantai di daerah Sawarna, dekat Karang Taraje

          Pantai Sawarna

Sunset di Tanjung Layar
 
          Negeri di awan

Pantai Ciantir dilihat dari atas (difoto saat pulang)

          Sawarna from above
Continue reading “Sawarna, here we come…”