Foto dari Sekaten Jogja

Ceritanya anak ini menemani ayahnya yang jadi operator ferris wheel tradisional di sebuah pasar malam di Jogja, saat hari pertama acara Sekaten dibuka. Namanya anak kecil kalau duduk diam lama kan bosan, jadi untuk mengusir bosan dia main gadget bermain gitar kecil sambil menyanyi entah lagu apa. Sisi kemanusiaan dari momen ini membuat saya tertarik dan perlu beberapa shot untuk dapat momen yang paling saya anggap pas. Editing hitam putih dibuat untuk mengarahkan pada subyek utama karena kalau warna si anak akan kalah dengan warna lampu dan suasana sekaten yang gemerlap. 

DSCF5307 bw

Rupanya hiruk pikuk pengunjung, gemerlapnya lampu malam dan riuh suara mesin ferris wheel tradisional sudah menjadi keseharian bocah ini. Semoga kelak kau jadi orang yang sukses nak, jadi penyanyi terkenal atau pengusaha theme park kelas dunia..

Gear dan setting :

Kamera Fuji X-T20, lensa Fujinon XF 18-55mm f/2.8-4 OIS, 1/30 detik, f/3.5 ISO 2000, editing NIK Silver Efx Pro.

Kamera Lumix G9 resmi diperkenalkan di Indonesia

Kamera mirrorless semakin naik daun. Bila kita familiar dengan merk mirrorless seperti Sony, Fuji atau Olympus, maka jangan lupakan satu lagi yaitu Panasonic. Bila Sony mungkin lebih populer di kancah kamera full frame, dan Fuji (juga tak lupa ada Canon EOS M) lebih memilih menyasar segmen APS-C maka Olympus dan Panasonic tetap setia dengan sistem Micro 4/3. Ya, sensor yang dianggap kecil ini kadang membuat orang ragu saat memilih sistem Micro 4/3, padahal sensor 4/3 itu kecil-kecil cabe rawit lho.

PANASONIC-G9-200MM-GRIP

Lumix G9 dengan battery grip dan lensa telefoto

Keuntungan sensor 4/3 ada beberapa macam. Pertama desain/bentuk kamera bisa dibuat lebih kecil. Kedua lensanya juga bisa lebih kecil, khususnya lensa tele. Ketiga, dengan 2x crop factor maka lensa tele bisa jadi 2x lebih tele tanpa perlu teleconverter. Kekurangan sensor 4/3 dibanding yang lebih besar, adalah hasil foto di ISO tinggi yang lebih noise. Kalau memang begitu adanya, ya menurut saya hindari saja pakai ISO tinggi. Boleh dengan pakai lensa yang bukaan besar, pakai shutter lambat (tripod atau IS) atau tambah lampu (flash atau lampu studio).

a2dd9dea-295d-428b-8773-73aaa996e64a._CR0,0,1464,600_SX1464__

Di lini kamera Lumix, Panasonic punya beberapa produk seperti seri G yang menjadi seri utama mereka (sejak 2007 dulu ada G1, lalu seterusnya kini ada G7, G85 dan G9 yang kita bahas ini), ada juga seri GH yang lebih oke untuk video (GH4, GH5, GH5s), seri GX untuk street / ala rangefinder (GX7, GX8, GX85, GX9) dan seri GF untuk casual, famili atau pelajar (GF7, GF8, GF9). Bahkan Lumix G7 saat ini pun masih diminati karena fiturnya sudah oke dan harga terjangkau, plus bisa 4K video. Hadirnya G85 di tahun 2015 menambahkan fitur IS di sensor dan bodi weathersealed, lalu G9 kini menjadi kamera flagship untuk fotografi dengan bodi mantap, kinerja tinggi dan fitur paling advanced.

panasonic-lumix-g9-11 Continue reading “Kamera Lumix G9 resmi diperkenalkan di Indonesia”

Warna warni Kampung Bekelir Tangerang

Rumah yang dinding atau atapnya berwarna warni mungkin biasa, tapi kalau satu kampung semuanya dipenuhi warna warni sampai gambar aneka bentuk menghias dinding yang kosong, itu baru unik. Dekat saya tinggal di Tangerang rupanya juga ada, dekat dengan sungai Cisadane dan masih di sekitar kawasan pasar  lama, terdapat satu wilayah bernama Kampung Bekelir.

Nama aslinya adalah kampung Babakan, tapi sejak tahun lalu kampung ini mendapat dukungan dari produsen cat dinding ternama, maka disulap menjadi beraneka warna. Tak heran sejak itu kampung ini jadi incaran piknik dadakan warganet yang ingin melihat dan sekedar swafoto disana.

Penduduk kampung ini pun ramah, dan tidak keberatan kampungnya dikunjungi asal tetap menjaga ketertiban dan lebih baik lagi kita yang berkunjung juga mendukung usaha penduduk setempat seperti belanja di warung atau kedai yang ada.

Gear : Fuji X-T20 dan lensa XF 18-55mm